My Work


Perjuangan Hidup Gadis Tunarungu
Cover Ayah mengapa aku berbeda.jpg
Judul buku             : Ayah Mengapa Aku Berbeda ?
Pengarang              : Agnes Davonar
Penerbit                : Inandra / Inti Book Publiser
Cetakan                 : ke-3
Tahun terbit                   : 2011
Tebal Buku             : 230 halaman


          Kekurangan bukan berarti seseorang menjadi yang terburuk, tapi justru kekurangan itu menjadi kelebihan. Seperti yang dilakukan Angel gadis yang penuh semangat walaupun dirinya terlahir tunarungu. Angel lahir prematur dan tanpa ibu, ibunya meninggal sewaktu melahirkannya. Walaupun begitu dia memiliki ayah dan nenek yang sangat menyayanginnya. Tapi sayangnya neneknya pun meninggal setelah ia berusia 9 tahun karena serangan jantung. Setelah kematian neneknya angel dan ayahnya pindah ke Jakarta di rumah ayahnya dulu tinggal.
          Perjuangan angel di mulai ketika dia bersekolah di sekolah normal. Awalnya ia tidak diterima di sana karena ia cacat, namun karena nilai-nilai akademiknya luar biasa akhirnya ia di terima di sekolah itu. Hari pertama bersekolah Angel mendapat sahabat bernama Hendra, namun ada juga orang yang tidak suka dengannya, Agnes dan teman-temannya. Walau begitu ia tetap berjuang untuk mendapat pendidikan selayaknya.
          Angel memiliki bakat bemain piano seperti ayah dan ibunya walau mustahil baginya untuk mendengar apa yang mainkan sendiri. Karena itu ia mengikuti kelas musik, yang di dalamnya adalah anak-anak yang sangat berbakat dalam musik termasuk Agnes. Agnes selalu membuat huidup Angel menderita, mulai dari mengucilkannya, hingga yang terparah adalah jarinya terjepit oleh pintu sampai mati rasa, saat ia diseret keluar dari kelas musik tapi ia ingin tetap bertahan.
          Angel tidak menyerah walaupun diperlakukan sangat kasar oleh Agnes dan teman-temannya. Apalagi saat ayahnya sedang sakit dan masuk rumah sakit, Angel telah mengatakan kepada ayahnya bahwa sekolahnya akan mengadakan pentas musik dan Angel akan tampil memainkan piano bersama klub musiknya. Ia terus berlatih walau dengan jari yang terbalut perban, demi ayahnya. Orang lain tidak tahu yang sebenarnya tentang jarinya itu termasuk ayahnya karena Angel tidak pernah mengatakan yang sebenarnya, sehingga Agnes leluasa untuk menjadikan hidup Angel menderita.
          Hari demi hari dilalui Angel seorang diri karena Hendra sakit dan pindah ke Singapura untuk mendapatkan perawatan yang baik. hingga tibalah saatnya hari yang ditunggu-tunggu, konser musik sekolah. Agnes tetap tidak terima bermain musik bersama Angel, oleh karena itu dia menhasut seluruh anggotanya untuk tidak tampil dan membiarkan Angel tampil seorang diri.
Tapi tidak hanya itu sebelum Angel naik ke atas panggung wajahnya dibuat seperti badut gagal. Awalnya ketika Angel naik ke atas panggung semua orang menertawakannya, sampai akhirnya saat Angel menjentikan jarinya di atas not-not piano semua berhenti dan terdiam mendengarkan alunan nada indah yang dimainkan Angel. Setelah Angel selesai memainkan pianonya semua berdiri dan bertepuk tangan dengan meriah termasuk ayahnya yang tak disangka akan datang walau ia sedang sakit. Itulah perjuangan Angel untuk hidup dengan normal dan membahagiakan ayahnya. Tak ada kata menyerah dalam hidup Angel walau ia harus merakan sakit.
Novel ini adalah salah satu novel terbaik yang ditulis oleh Agnes Davonar penulis novel-novel yang inspiratif. Ceritanya sangat bagus, banyak pelajaran yang bisa didapatkan para pembaca terutama pembaca yang menyukai kisah-kisah hidup orang-orang yang memliki kekurangan. Kekurangan dari novel ini hanya bahasanya yang kurang menarik dan kurang hidup tidak seperti novel sebelumnya yang sangat hidup dengan bahasa-bahasa yang mengharukan.
Novel ini berisi perjuangan hidup seorang gadis tunarunggu untuk bisa hidup normal. Tapi banyak sekali rintangan dalam hidupnya, karena orang yang tidak menyukainya. Namun dia juga memiliki kelebihan yang luar biasa yaitu kepintarannya dan bakatnya dalam bermain piano. Novel ini sangat memotivasi pembaca agar tidak menyerah dalam menjalani hidup walaupun memiliki kekurangan, karena kekurangan itu bisa menjadi kelebihan asal kita tidak terpuruk dengan kekurangan tersebut.


                                                                 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar